Berita

Transformasi Digital: MTsN 3 Sleman Mulai Terapkan Presensi Berbasis Aplikasi JMD

Transformasi Digital: MTsN 3 Sleman Mulai Terapkan Presensi Berbasis Aplikasi JMD

Sleman (MTsN 3 Sleman) - MTsN 3 Sleman resmi memulai babak baru dalam pengelolaan administrasi kesiswaan. Pada Selasa, 24 Februari 2026, seluruh siswa madrasah tersebut mulai melaksanakan presensi kehadiran secara digital menggunakan aplikasi terpadu Jogja Madrasah Digital (JMD). Langkah ini merupakan implementasi nyata dari program digitalisasi pendidikan yang diluncurkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY) guna menciptakan ekosistem madrasah yang modern dan transparan.
Suasana di area gerbang dan koridor madrasah nampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, para siswa terlihat mengantre dengan tertib untuk memindai kode unik mereka pada mesin presensi yang telah disediakan. Animo siswa terlihat sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan kesiapan para siswa yang sebagian besar telah mencetak barcode identitas pribadi yang sebelumnya telah diunduh dari akun JMD masing-masing. Proses pemindaian yang cepat dan praktis membuat transisi dari presensi manual ke digital ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Manfaat Utama Penerapan Presensi JMD adalah terciptanya Transparansi yakni Orang tua dapat memantau kehadiran anak secara langsung, dicapainya Efisiensi dengan mengurangi penggunaan kertas dan waktu pencatatan manual serta terciptanya kedisiplinan dengan melatih siswa untuk hadir tepat waktu dengan sistem yang tercatat secara sistematis.
Dengan suksesnya peluncuran perdana ini, MTsN 3 Sleman semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu madrasah di Yogyakarta yang siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Syaiful Mustafa, S.Pd., menyatakan bahwa penerapan teknologi ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk efisiensi sekolah. "Kami berharap penggunaan presensi secara digital ini akan lebih memudahkan pemantauan dan meningkatkan akurasi kehadiran siswa di madrasah secara real-time," ujar Syaiful di sela-sela pemantauan. Beliau juga menambahkan bahwa sebagai institusi pendidikan yang progresif yang mengusung IT dan Literasi, MTsN 3 Sleman sudah seharusnya memaksimalkan fitur-fitur unggulan yang tersedia di dalam aplikasi JMD. Fitur presensi ini dianggap sebagai pintu masuk bagi fitur-fitur digital lainnya yang akan mendukung kegiatan belajar mengajar ke depannya. (ind)


Tanggapan

Artikel Lainnya

Dua Guru MTsN 3 Sleman Ikuti Workshop TEFLIN

Dua Guru MTsN 3 Sleman Ikuti Workshop TEFLIN

Yogyakarta (MTsN 3 Sleman) – Dua guru Bahasa Inggris MTsN 3 Sleman Deti Prasetyaningrum, S.Pd dan Muflikhatun Ni’mah, S.Pd mengikuti Workshop yang diadakan oleh TEFLIN. TEFLIN adalah The Association for the Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia semacam asosiasi pengajar Bahasa Inggris di

READ MORE
Sosialisasikan UMAD dan ASPD, MTsN 3 Sleman Undang Orang Tua

Sosialisasikan UMAD dan ASPD, MTsN 3 Sleman Undang Orang Tua

Sleman (MTsN 3 Sleman) – Menjelang Ujian Madrasah (UMAD) dan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) MTsN 3 Sleman mengundang seluruh orang tua siswa kelas IX. Sosialisasi diselenggarakan pada Sabtu (12/03/2022) di aula MTsN 3 Sleman. Para orang tua/ wali kelas IX  dibagi ke dalam 2 sesi dan berlangsung

READ MORE