Dampingi 24 Siswa, Tiga Guru MTsN 3 Sleman Kawal Kunjungan Edukatif ke Perpusda dan Museum Merapi
Sleman (MTsN 3 Sleman) — Sebagai upaya memfasilitasi pembelajaran luar kelas yang aman, tertib, dan terarah, tiga guru pendamping dari MTsN 3 Sleman secara intensif mengawal kegiatan kunjungan edukatif 24 siswa ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) dan Museum Merapi pada Selasa (4/8/2026).
Ketiga guru pendamping tersebut menjalankan tugas utama mulai dari koordinasi keberangkatan, pengawasan kedisiplinan siswa di lokasi kegiatan, hingga pemantauan jalannya proses belajar interaktif di dua destinasi edukasi tersebut.
Rangkaian tugas diawali di madrasah, di mana para guru memimpin persiapan serta mendampingi siswa saat memanfaatkan fasilitas layanan antar-jemput armada Perpusda. Setibanya di lokasi pertama, yakni Perpustakaan Daerah, guru pendamping bertugas mengarahkan kerapian barisan siswa, mengawasi proses pengisian presensi pengunjung, serta mendampingi para siswa saat mengikuti pengarahan layanan literasi, penayangan film edukasi, hingga pembuatan resensi buku mini. Usai mendampingi agenda literasi di Perpusda, ketiga guru mengarahkan rombongan menuju destinasi kedua di Museum Merapi.
Mengapresiasi kelancaran kegiatan tersebut, salah satu guru pendamping menyampaikan kesannya, "Tugas kami sebagai pendamping terasa sangat terbantu oleh kemudahan fasilitas dan jangkauan layanan ’jemput bola’ dari Perpusda. Kedisiplinan para siswa dan kerjasama tim perpustakaan membuat pengawasan mobilitas anak-anak berjalan aman dan nyaman sejak berangkat hingga pulang."
Salah satu siswa peserta kunjungan, Alifia Yuwono kelas 8 merasakan manfaat dari pengawalan tersebut. "Kegiatan di Perpusda dan Museum Merapi jadi seru dan terarah karena selalu didampingi Bapak dan Ibu guru. Kami jadi lebih paham cara buat resensi buku mini dan belajar sejarah Merapi dengan tenang," kesan Alifia, salah satu siswa.
Seluruh rangkaian pengawalan kegiatan luar kelas ini berakhir dengan selamat dan tertib saat rombongan kembali di madrasah. Melalui pendampingan yang optimal, pihak MTsN 3 Sleman berharap pengalaman literasi dan pemahaman kebencanaan yang diperoleh para siswa dapat terinternalisasi dengan baik dalam proses belajar mereka. (isil)














