Berita

Suara Siswa Warnai Uji Publik Kurikulum MTsN 3 Sleman, Siap Hadapi Tantangan Belajar Baru

Suara Siswa Warnai Uji Publik Kurikulum MTsN 3 Sleman, Siap Hadapi Tantangan Belajar Baru

Sleman (MTsN 3 Sleman) – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Uji Publik Kurikulum MTsN 3 Sleman yang digelar pada Jumat (3/7) pukul 13.00 WIB di Ruang Multipurpose. Jika biasanya penyusunan kurikulum hanya didominasi oleh suara para pembuat kebijakan, kali ini giliran sudut pandang dan aspirasi langsung dari perwakilan siswa yang menjadi salah satu sorotan utama dalam penentu arah pembelajaran madrasah.

Dihadirkan bersama perwakilan orang tua/wali siswa, para siswa diberikan ruang bernilai akademis untuk menyampaikan pandangan mereka sebagai subjek utama penerima layanan pendidikan. Keterlibatan aktif ini menjadikan jalannya uji publik terasa lebih inklusif, demokratis, dan menempatkan siswa sebagai pusat dari ekosistem pembelajaran (student-centered).

Salah satu perwakilan siswa kelas 8, Azael Kheisandra Z yang mengikuti jalannya sidang pleno mengungkapkan rasa bangga sekaligus antusiasmenya atas kesempatan langka ini. "Awalnya kami mengira kurikulum itu hanya urusan bapak/ibu guru saja. Tapi ternyata di sini kami didengarkan. Kami sangat senang karena program-program kesiswaan, metode belajar yang seru, dan pemanfaatan teknologi ikut dibahas di draf kurikulum baru ini. Kami jadi makin bersemangat karena merasa persiapan kami untuk lulus nanti benar-benar dirancang dengan matang," ungkap perwakilan siswa tersebut usai acara.

Apresiasi terhadap pelibatan siswa ini juga datang langsung dari narasumber utama, Plt. Kasi Dikmad Kemenag Kabupaten Sleman, Tri Wahyuni, S.Pd. Beliau memberikan acungan jempol atas gerak cepat MTsN 3 Sleman yang tidak sekadar mengejar pemenuhan dokumen administratif. "Kurikulum murni merupakan ruh dari proses pendidikan di madrasah. Oleh karena itu, dokumen yang diuji publik hari ini tidak boleh hanya menjadi pajangan administratif di atas kertas. Kurikulum MTsN 3 Sleman harus benar-benar membumi, dapat diimplementasikan dengan baik di dalam kelas, serta mampu menjawab tantangan zaman demi melahirkan generasi madrasah yang unggul dan berkarakter," tegas Tri Wahyuni dalam paparannya.

Di hadapan seluruh guru dan pegawai yang memadati ruangan, Kepala MTsN 3 Sleman, Suwardi, S.S., M.Pd., menegaskan bahwa hadirnya umpan balik dari siswa justru menjadi elemen pelengkap yang paling jujur untuk mengevaluasi efektivitas kurikulum di lapangan. "Uji publik ini adalah bukti transparansi dan komitmen kami untuk melahirkan kurikulum yang akuntabel. Masukan dari Ibu Plt. Kasi Dikmad, Bapak Pengawas, Komite, hingga anak-anak kami (perwakilan siswa) sangat berharga untuk menyempurnakan draf ini sebelum disahkan secara resmi," pungkas Suwardi di sela-sela acara.

Dengan selesainya agenda uji publik ini, draf kurikulum MTsN 3 Sleman resmi memasuki tahap finalisasi akhir dan penandatanganan pengesahan. Didorong oleh semangat dan suara dari para muridnya, Matamuda kini siap menyongsong tahun ajaran baru dengan panduan kurikulum yang solid, inklusif, dan berorientasi nyata pada prestasi serta akhlakul karimah. (hil)


Tanggapan

Artikel Lainnya

Screening Kerapian Tingkatkan Kedisiplinan Murid

Screening Kerapian Tingkatkan Kedisiplinan Murid

Sleman (MTsN 3 Sleman) – Screening Kerapian dilaksanaan pada Senin, 6 Oktober 2025 di halaman MTs Negeri 3 Sleman. Kegiatan ini rutin dilaksanakan guna menjaga kerapian murid dari sisi seragam, rambut, make up, dan kuku. Seluruh murid dikumpulkan di halaman MTs Negeri 3 Sleman untuk mendengarkan pembinaan dan

READ MORE